6 Strategi Bisnis Di Period New Normal Demi Penjualan Maksimal

Cerdas finansial merupakan langkah awal untuk bangkit dari keterpurukan. Antara lain, dengan mengeluarkan keputusan untuk meng-cut pengeluaran yang tak penting dan fokus pada layanan andalan. Pengembangan entrepreneurship sendiri juga tetap bergerak secara baik meskipun pada masa pandemi ini. Pengembangan entrepreneurship ini bahkan hingga pada bidang entrepreneurship digital atau yang biasa disebut startup. Hal ini terindikasi melalui hadirnya berbagai komunitas, berlangsungnya berbagai occasion, dan animo berbagai pihak untuk memasuki dunia startup.

Jika merasa cocok konsumen juga mudah menghubungi anda untuk melakukan transaksi. Digital advertising merupakan strategi yang wajib untuk di terapkan setiap bisnis jika ingin bertahan di tengah dinamisnya perkembangan teknologi digital. Ketika kamu merintis bisnis, sangat penting untuk memikirkan strategi menskalakan bisnis. Penskalaan bisnis ini tidak hanya dilakukan untuk bisnis berskala besar, bisnis kecil juga perlu melakukan penskalaan bisnis tersebut.

Tegas dan bisa dipertahankan- Buatlah statement atau jaminan bahwa Anda menjual produk yang lebih berkesan dan lebih baik dari produk kompetitor. Yogyakarta, 25 September 2020—BRIWORK Fisipol UGM yang dipandu oleh Karina Yusuf kembali menggelar rangkaian sharing session yang merupakan kolaborasi dengan Indonesia Mall dalam tajuk #BRIWORKMikirBareng. Sesi diskusi yang menghabiskan waktu selama satu jam ini mengusung tema Komunitas sebagai Kekuatan dalam Berbisnis di Era Pandemi dengan turut menggandeng Susi Harini dan Afiat Rasyid Rustamadji . Bahasan topik yang cukup menarik ini berhasil mengundang atensi publik dengan datangnya berbagai peserta dari beragam daerah, seperti Sidoarjo, Malang, dan Bogor. Jalannya diskusi diawali dengan Alfiat Rasyid yang memantik audience dengan pemaparan terkait UMKM dalam konteks pandemi. Setelah mendapatkan hasil evaluasi, Anda bisa mulai menyiapkan kembali sumber daya dan fasilitasnya untuk disesuaikan dengan strategi selanjutnya.

Usahakan dalam melakukan inovasi untuk bisnis tetap harus selaras dengan sektor industri bisnis kamu, ya! Inovasi yang digunakan juga sebaiknya memperhatikan kebutuhan goal market bisnis, bukan hanya yang terlihat sedang ngetrend, jadi tetap harus melakukan riset nih apa aja inovasi yang bakalan berguna dan cocok untuk bisnis masing-masing orang. Di era pandemi ini, banyak sekali kejadian yang mentrigger para konsumen seluruh dunia untuk mengubah perilaku mereka dengan sekejap.

Video yang dikabarkan merekam kejadian aneh datangnya lampor yang mengetuk pintu dan diklaim terjadi di Malang viral di media sosial. Menurut Statista, akan ada three,eight miliar pengguna smartphone di seluruh dunia hingga tahun 2021. Dengan banyaknya orang yang terhubung dengan ponsel mereka, Anda tidak boleh melewatkan kesempatan emas ini. Di dunia pasca-Covid-19, orang masih menghindari keluar rumah dan melakukan semuanya secara online. Mereka akan berbelanja, memesan makanan, mendengarkan musik, menonton film, membaca on-line.

Karena ini sudah mulai masuk“new normal”, jadi perlu strategi baru juga. Kita harus baca lagiresearch paperterkait perilakucustomeryang berubah seiring“new normal”. Misalnya, untuk pembayaran, adacustomeryang mintacash on supply karena tidak punya rekening dan tidak bisa keluar rumah. Itu bisa disiasati dengan ikute-commerceseperti Lazada yang menyediakan CoD.

Strategi bisnis dimasa pandemi

Digital marketing yang efektif tidak dapat dipisahkan dari strategi pemasaran mulai dari promosi, kualitas produk, kemasan menarik, dan lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh Febriyantoro & Arisandi pada tahun 2018 lalu terkait digital marketing pada UMKM menyatakan bahwa pemasaran melalui digital memberikan penghematan biaya, meningkatkan interaksi dengan pelanggan dan memberikan kenyamanan. Oleh karena itu digital advertising pada masa ini dinilai sangat penting dan menjadi hal yang harus diterapkan oleh pelaku UMKM. Artikel ini bertujuan mengelaborasi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di masa pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah membuat mayoritas sektor ekonomi terutama UMKM menjadi stagnan.

Caranya, pemesanan dan pembayaran otomatis dilakukan dengan mengidentifikasi pelanggan di layar tampilan. Karena daya beli menurun ketika pandemi, maka diskon menjadi sesuatu yang dicari oleh semua orang. Namun bagaimana agar konten yang kita buat bisa mengarahkan pembaca/penonton untuk mengubahnya menjadi pembeli produk kita?

Pastikan berapa besar likuiditas yang kamu miliki dan seberapa lama likuiditas tersebut dapa menghidupi bisnis UMKM yang kamu miliki. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir dan bisa memaksimalkan keuangan yang dimiliki. Dilansir dari keterangan resmi Adira Insurance, hal utama yang harus diperhatikan adalah kondisi keuangan. Pasalnya tidak ada yang bisa mematikan kapan wabah Covid 19 ini akan berakhir. Peluang bisnis UMKM pun akan tetap stabil jika kamu memperhatikan strategi yang tepat.

Memberikan promo dapat menjadi salah satu cara untuk tetap menarik pelanggan. Meskipun cara ini terkesan membakar uang, namun efektif agar usaha tetap berjalan. “Kami menyampaikan apresiasi kepada Tim TechnosNet STP IPB University dan para tenant yang menjadi narasumber pada acara ini yang telah mengembangkan produk untuk membantu penanggulangan Covid-19. Para tenant ini terus melakukan inovasi dalam menjalankan bisnisnya dengan tetap mengikuti protokol untuk menghindari penularan Covid-19,” kata Prof Erika dalam rilis yang diterima Republika.co.id. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat para tenant dan UMKM dalam menjalankan usaha selama COVID-19, meningkatkan fungsi layanan STP IPB University, memperkenalkan dan mempromosikan STP serta menjajaki peluang kolaborasi dengan mitra.